Archive for the ‘RANGKUMAN MATERI’ Category

RANGKUMAN MATERI MENGELOLA KINERJA DAN MUTU

Tuesday, December 13th, 2011

v Pengertian Kontrol

Kartu skor berimbang adalah sistem kontrol manajemen komprehensif yang menyeimbangkan ukuran keuangan tradisional dengan ukuran operasional yang berhubungan dengan factor-faktor kesuksesan penting yang ada di perusahaan.

Kartu skor berimbang berisi empat perspektif utama, :

· layanan pelanggan,

· proses bisnis internal, dan

· kapasitas organisasi untuk belajar dan tumbuh.

v Model Kontrol Umpan Balik

Manajer membutuhkan umpan balik, misalnya, dalam setiap kategori dari empat kategori kartu skor berimbang:

Ø Langkah-langkah kontrol umpan balik

1. Membangun standar kinerja

2. Mengukur kinerja

3. Membandingkan kinerja dengan standar

4. Membangun koreksi yang dibutuhkan

Ø Aplikasi untuk anggaran

· Kontrol Anggaran adalah proses penentu target untuk pengeluaran organisasi, mengawasi hasil dan membandingkannya dengan anggaran yang ada, dan membuat perubahan jika perlu.

· Anggaran adalah laporan yang berisi pengeluaran terkini dan terencana untuk uang, aset, bahan mentah, gaji, dan sumber daya lainnya.

Anggaran yang biasanya digunakan manajer :

o Anggaran biaya terdiri atas biaya antipasti dan biaya actual untuk setiap pusat pertanggungjawaban dan untuk organisasi secara keseluruhan..

o Anggaran pendapatan berisi pendapatan perkiraan dan pendapatan actual organisasi.

o Anggaran kas : menghitung penerimaan dan pengeluaran uang pada basis harian atau mingguan untuk menjamin bahwa suatu organisasi memiliki kas yang cukup untuk memenuhi kewajibannya.

o Anggaran modal : berisi investasi terencana dalam asset besar seperti bangunan, peralatan berat, atau sistem teknologi informasi yang kompleks.

· Pusat tanggungjawab adalah departemen atau unit apa pun yang ada dalam organisasi, di bawah pengawasan seorang pegawai yang bertanggungjawab atas aktivitas departemen atau unit tersebut.

· Penganggaran adalah bagian yang penting dari perencanaan dan pengawasan organisasi.

o Penganggaran dari atas ke bawah yang berarti jumlah yang dianggarkan untuk tahun mendatang secara harafiah dijatuhkan ke manajer-manajer tingkat menengah dan tingkat bawah.

o Penganggaran dari bawah ke atas yaitu proses di mana manajer-manajer tingkat bawah mengantisipassi kebutuhan sumberdaya departemen mereka, kemudian mengirimkannya ke atas, pada manajer-manajer puncak untuk disetujui.

v C. KONTROL KEUANGAN

ü Laporan keuangan

Laporan keuangan : memberikan informasi dasar yang digunakan untuk melakukan kontrol keungan dari sebuah organisassi. Dua laporan keuangan besar-neraca keuangan dan laporan laba rugi- adalah titik awal dalam melakukan kontrol keuangan. Neraca keuangan tersebut memberikan tiga jenis informamsi : asset, kewajiban, dan ekuitas pemilik laporan laba rugi meringkas kinerja keuangan perusahaan untuk interval tertentu, biasanya satu tahun.

ü Analisis keuangan : menafsirkan angka

§ Rasio likuiditas: perbandingan keuangan yangmenunjukkan kemampuan organisasi untuk memenuhi kewajiban utangnya.

§ Rasio aktivitas : mengukur kinerja internal yang berkaitan dengan aktivitas inti yang ditentukan oleh manajemen. Rasio ini menunjukkan sudah berapa kali persediaan tersebut digunakan untuk memenuhi jumlah angka penjualan.

§ Rasio keuntungan : yang menyatakan keuntungan yang bergantung pada sumber keuntungan, seperti penjualan atau aset.

§ Rasio Leverage : aktivitas pendanaan dengan uang pinjaman, sebuah perusahaan dapat menggunakan leverage untuk membuat asetnya lebih banyak memproduksi dari pada tanpa adanya leverage.

v FILOSOFI KOTROL YANG BERUBAH-UBAH

· Pendekatan hierarki versus pendekatan desentralisasi

o kontrol hierarki : dilakukan dengan cara mengawasi dan memengaruhi perilaku pegawai secara ekstensif dengan menggunakan aturan, kebujakan, hierarki wewenang, dokumentasi tertulis, sistem pembberian penghargaan, dan mekanisme formal lainnya.

o kontrol desentralisasi : mengandalkan nilai-nilai budaya, tradisi, keyakinan, dan kepercayaan dalam mencapai tujuan-tujuan organisasi.

· Manajemen buka-buku

Manajemen buka-buku : menbuat para pegawai mempelajari sendiri-melalui grafik, gambar, rapat, dan sebagainya, kondisi keuangan perusahaan,.

Tujuan dari manajemen buka-buku :

o untuk membuat setiap pegawai berpikir dan bertindak seperti pemilik bisnis.

o Untuk membuat para pegawai berpikir seperti seorang pemilik bisnis,

o manajer harus memberikan mereka informasi yang sama seperti yang dimiliki pemilik.

· Manajemen kualitas total

manajemen kualitas total adalah upaya organisasi untuk menanamkan kualitas ke dalam setiap aktivitas di perusahaan dengan cara melakukan perbaikan terus-menerus.

§ Teknik teknik TQM

o Siklus kualitas : teknik untuk menerapkan pendekatan didesentralisasi TQM adalah dengan menggunakan siklus kualitas. Siklus kualitas adalah sebuah kelompok yang terdiri atas 6 hingga 12 pegawai sukarela yang bertemu secara rutin untuk membahas dan menyelesaikan masalah yang memengaruhi kualitas kerja mereka.

o Tolak ukur : proses berkelanjutan dari pengukuran produk, pelayanan dan praktik dibandingkan dengan pesaing terkuat atau perusahaan-perusahaan yang dianggap sebagai perusahaan terunggul di industrinya area-area yang harus diperbaiki. Kunci suksesnya tolsk ukur pada analis.

o Six Sigma : standar kualitas yang sangat ambisius yang menspesifikasi tujuan dengan kecacatan 3,4 per juta bagian. Guna menerapkan Six Sigma secara sukses, manajer-manajer puncak harus memberikan komitmen terbesarnya, karena Six Sigma melibatkan perubahan yang luas di seantero organisasi.

o Pengurangan siklus waktu : . Siklus waktu adalah langkah-langkah yang diambil oleh perusahaan untuk menyelesaikan suatu proses, seperti membuat reservasi penerbangan, memproses permintaan lewat internet, dan membuka dana pension.

o Perbaikan terus-menerus atau kaizen : pelaksanaan sejumlah perbaikan tambahan yang kecil di semua di organisasi secara terus-menerus.

§ Faktor – faktor kesuksesan TQM

Faktor-faktor positif

o Tugas-tugas yang ada menuntut pegawai yang berketerampilan tinggi

o TQM berguna untuk memperkaya pekerjaan dan memotivasi pegawai

o Keterampilan memecahkan maalah ditingkatkan untuk semua pegawai

o Partisipasi dan kerja tim digunakan untuk menghadang permasalahan yang signifikan

o Perbaikan terus-menerus adalah cara hidup

Faktor-faktor negatif

o Ekspektasi manajemen biasanya tinggi

o Manajer tingkat menengah merasa tidak puas jika kehilangan wewenang

o Para pekerja tidak puas dengan beberapa aspek kehidupan organisasi

o Pemimpin serikat pekerja tidak disertakan dalam diskusi kendali mutu

o Manajer menunggu inovasi yang besar dan dramatis

v TREN DALAM KENDALI MUTU DAN KEUANGAN

· Standar kualitas internasional

Standar ISO 9000 : merupakan hasil consensus Internasional mengenai syarat manajemen kualitas yang baik, sebagaimana yang diuraikan oleh Internasional Organization for Standardization.

· Sistem Kontrol Keuangan Baru

o Pertambahan nilai ekonomis (EVA)

o Pertambahan nilai pasar (MVA)

o Pembiayaan berbasis aktivitas (ABC)

o Tata kelola perusahaan

RANGKUMAN MATERI KEPEMIMPINAN

Tuesday, December 6th, 2011

v Kepemimpinan : kemampuan untuk mempengaruhi orang lain guna mencapai tujuan organisasi.

Ø Kepemimpinan Tingkat 5

· Tingkat 1 : individu berkemampuan tinggi

Memberi sumbangan produktif lewat bakat, pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan klerja yang baik.

· Tingkat 2 : anggota tim aktif

Menyumbangkan kemampuan individu untuk mencapai tujuan tim dan bekerja dengan orang lain secara efektif dalam kelompok.

· Tingkat 3 : manajer andal

Mengorganisasikan manusia dan sumber daya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien.

· Tingkat 4 : pemimpin efektif

Mempercepat komitmen dan pencapaian visi yang jelas dan menarik, serta mendorong standar kinerja yang lebih tinggi.

· Tingkat 5 : eksekutif tingkat 5

Membangnun kejayaan yang kekal lewat gabungan paradoksal kerendahan hati dan tekad professional.

Ø Kepemimpinan Interaktif

Kepemimpinan interaktif : Merupakan gaya kepemimpinan yang bercirikan sikap yang rendah hati, merangkul semua orang, dan membina hubungan.

v KARAKTER KEPEMIMPINAN

karakter kepemimpinan : merupakan ciri pribadi pemimpin yang menonjol seperti kecerdasan, kejujuran, kepercayaan diri, dan penampilan.

ü Pendekatan Perilaku :

~ Perilaku berorientasi tugas

~ Perilaku berorientasi manusia

· Penelitian Ohio State:

o Pertimbangan : jenis perilaku yang menggambarkan sejauh mana sang pemimpin memikirkan bawahan menghargai pikiran dan perasaan mereka serta membangun rasa saling percaya

o Struktur permulaan : kadar perilaku tugas yaitu sejauh mana sang pemimpin berorientasi tugas dan mengarahkan pekerjaan bawhannyauntuk mencapai tujuan.

· Penelitian Michigan :

o Pemimpin berorientasi pegawai : pemimpin yang menetapkan tujuan berkinerja tinggi dan menampilkan perilaku suportif terhadap bawahan mereka.

o Pemimpin berorientasi tugas : mereka yang cenderung lebih memperhatikan pemenuhan jadwal,penghematan biaya, dan efisiensi produksi daripada pencapaian tujuan dan kebutuhan manusiawi

· Kisi-kisi kepemimpinan : teori kepemimpinan dua dimensi yang mengukur perhatian pemimpin terhadap manusia dan produksi.

ü Pendekatan Kontingensi :  model kepemimpinan yang menggambarkan hubungan antara gaya kepemimpinan dan situasi spesifik di sebuah organisasi.

· Teori situasional Hersey dan Blanchard : seorang pemimpin dapat menggunakan satu dari empat gaya kepemimpinan berdasarkan gabungan perilaku hubungan(perhatian kepada manusia),dan tugas(perhatian terhadap produksi).

§ Gaya menyuruh : perhatian besar terhadap tugas dan perhatian kecil terhadap manusia dan tugas.

§ Gaya menjual : perhatian besar terhadap manusia maupun tugas

§ Gaya berpartisipasi : gabungan perhatian besar terhadap manusia dan hubungan serta perhatian kecil

§ Gaya mendelegasikan : mencerminkan perhatian kecil terhadap hubungan maupun tugas

· Teori kontigensi fiedler : titik tolak teori ini adalah sejauh mana gaya pemimpin berorientasi tugas atau berorientasi hubungan(manusia)

v PENGGANTI KEPEMIMPINAN

· Pengganti : kepemimpinan menyebabkan gaya kepemimpinan tidak diperlukan lagi

· Pembatal : meniadakan gaya kepemimpinan dan mencegah pemimpinan menunjukan perilaku tertentu.

v KEPEMIMPINAN KARISMATIK DAN VISIONER

· Pemimpin Karismatik : mampu menginspirasi dan memotivasi orang untuk melakukan sesuatu melebihi kemampuannya, meski dihadapkan dengan halangan dan pengorbanan pribadi.

Dampak yang biasanya muncul pada pemipin yang mempunyai sifat karismatik yakni :

o menyatakan visi mulia yang dirasakan oleh semua pegawai

o menampilkan kemampuan memahami dan berempati terhadap pengikut

o memberdayakan dan memercayai bawahan untuk mencapai hasil

· Kepemimpinan Transformasional & Transaksional

o Pemimpin transformasional : pemimpin yang dibedakan oleh kemampuan istimewa untuk memunculkan inovasi dan perubahan.

o Pemimpin transaksional : pemimpin yang memperjelas peran dan persyaratan tugas bawahan, memelopori struktur, memberikan imbalan yang sesuai, dan memahami bawahan.

v KEPENGIKUTAN

· Pengikut terasing: pemikir kritis dan mandiri namun pasif

· Konformis :berpartisipasi aktif dalam hubungan dengan atasannya namun tidak menggunakan keahlian berpikir kritis.

· Orang bertahan pragmatis : memiliki semua sifat,tergantung gaya mana yang cocok disetiap situasi.

· Pengikut pasif : tidak menunjukan berpikir kritis dan mandiri maupun partisipasi aktif.

v KEKUASAAN DAN PENGARUH

§ Kekuasaan  potensi untuk mempengaruhi perilaku orang lain

§ Pengaruh : dampak tindakan orang terhadap sikap,nilai,perilaku orang lain

Sumber kekuasaan :

· Kekuasaan posisi :

o Kekuasan sah : kekuasaan yang muncul dari manajemen formal di organisasi dan kewenangan yang diberikan kepadanya

o Kekuasaan imbalan : berasal dari kewenangan untuk memberikan imbalan kepada orang lain

o Kekuasaan hukuman : kewenangan untuk menghukum atau merekomendasikan hukuman.

· Kekuasaan pribadi:

o Kekuasaan ahli : kekuasaan yang berasal dari pengetahuan atau keahlian khusus seorang tentang tugas yang sedang dikerjakan.

o Kekuasaan rujukan : karakteristik pribadi seseorang yang membuat orang lain memihak,menghormati,dan mengagumi hingga menirunya

Sumber kekuasaan lain:

· Upaya pribadi

· Jejaring hubungan

· informasi

Taktik Pengaruh Interpersonal :

· Gunakan persuasi yang rasional

· Buat orang lain menyukai anda

· Andalkan aturan timbal balik

· Bangun aliansi

· Bersikap tegas – minta apa yang anda inginkan

· Manfaatkan kewenangan yang lebih tinggi

· Berikan imbalan atau perilaku yang anda inginkan

RANGKUMAN MATERI MERANCANG ORGANISASI YANG ADAPTIF

Tuesday, December 6th, 2011

v Pengelolaan : Penggunaan sumber daya yang dimiliki sebuah organisasi untuk meraih tujuan-tujuan strategis

Pengelolaan vertikal :

Strukutur organisasional:

· Seperangkat tugas – tugas formal yg diberikan pada individu dan departemen.

· Hubungan pelaporan formal,yang terdiri  atas garis wewenang,tanggung jawab dalam mengmbil keputusan, banyaknya tingkat hirarkis dan cakupan pengendalian manajer.

· Rancangan sistem untuk menjamin  terciptanya koordinasi pegawai yang efektif antar departemen.

Peta organisasi : representasi visual dari dari sebuah struktur organisasi.

Spesialisasi kerja :kadar yang digunakan untuk membagi tugas – tugas organisasi menjadi pekerjaan yang lebih spesifik.

v RANTAI PEMERINTAH

Rantai pemerintah : garis wewenang yang tidak terputus dimana menghubungkan semua orang dalam sebuah organisasi dan menunjukan posisi orang-orang tersebut.

Ada 2 prinsip dalam rantai pemerintah :

o Kesatuan perintah;tiap pegawai menjadi tanggung jawab dari satu supervisor saja.

o Prinsip skalar; garis wewenang yang ditentukan secara jelas dalam sebuah organisasi mencakup semua pegawai.

~ Wewenang :hak forrmal dan sah yang dimiliki seeorang manajer untuk mengambil keputusan,memberikan perintah,dan mengalokasikan sumber daya memperoleh hasil yang yang dikehendaki organisasi.

Wewenang dibedakan dengan tiga karakteristik :

§ Wewenang diemban dalam kaitannya dengan jabatan bukan orang

§ Wewenang berlaku untuk bawahan

§ Wewenang yang berjalan dari atas ke bawah dalam hirarki vertikal

~ Tanggung jawab : kewajiban untuk menjalankan tugas atau aktivitas yang diembankan.

~ Akuntabilitas : orang yang berwenang dan bertanggung jawab adalah orang orang yang memberikan pelaporan dan pembenaran akan hasil dari suatu tugas kepada pihak yang posisinya dalam rantai perintah lebih tinggi daripada mereka.

~ Delegasi : proses yang digunakan para manajer untuk mengalihkan wewenang dan tanggung jawab mereka pada jabatan – jabatan yang lebih rendah dalam hirarki.

Perbedaan kewenangan lini dan kewenangan staff

· Departemen lini : melakukan tugas yang mencerminkan tujuan dan misi utama organisasi

· Departemen staff : mereka yang menyediakan keahlian khusus yang yang berfungsi untuk mendukung pekerjaan orang-orang di departemen lini.

· Kewenangan lini : orang –orang yang memegang jabatan dalam  manajemenmemiliki wewnang resmi untuk mengarahkan dan mengontrol bawahan secara langsung.

· Kewenangan staff : hak untuk memberi nasihat ,rekomendasi, dan konseling,dalam area kemampuan para staff  ahli.

· Ruang lingkup manajemen : jumlah pegawai yang memberikan laporan kepda supervisor

Pendekatan yang dapat dilakukan seorang manajer untuk melaqkukan delegasi dengan efektif:

o Delegasikan tugas secara keseluruhan

o Pilihlah orang yang tepat

o Pastikan bahwa wewenang yang sebanding sebnding dengan tanggung jawab

o Berikan instruksi yang menyeluruh

o Jagalah feedback

o Evaluasi dan berikan penghargaan terhadap kinerja

Faktor-faktor yang mempengaruhi kecilnya keterlibatan supervisor dan besarnya lingkup pengendalian:

§ Pekerjaan yang didelegasikan kepda bawahan bersifat stabil dan rutin

§ Pekerjaan yang didelegasikan kepada karyawan harus serupa antara satu dengan yang lainnya

§ Bawahan jika lebih dari satu orang ditempatkan di satu tempat yang sama

§ Bawahan adalah orang yang sangat terlatih dan harus sedikit diarahkan dalam melaksanakan  tugas

§ Peraturan dan prosedur yang berkenaan dengan pelaksanaan tugas haruslah tersedia

§ Sistem dan personel pendukung haruslah tersedia bagi manajer.

§ Waktu untuk melakukan supervisi terhadap kegiatan yang tidak perlu disupervisi,

§ Seperti melakukan koordinasi dengan departemen lain untuk melakukan perencanaan,cukuplah dialokasikan sedikit saja.

§ Pilihlah pribadi serta gaya manajer haruslah lebih dulu menguntungkan banyak bawahan.

v SENTRALISASI DAN DESENTRALISASI

· Sentralisasi : wewenang dalam mengambil keputusan dipegang oleh jabatan-jabatan tinggi dalam sebuah organisasi

· Desentralisasi : wewenang dalam mengambil keputusan diturunkan pada tingkatan tingkatan jabatan yang lebih rendah.

Faktor –faktor yang biasanya mempengaruhi sentralisasi versus desentralisasi:

§ Perubahan dan ketidakpastian  lingkungan yang lebih besar biasanya dikaitkan dengan desentralisasi

§ Jumlah sentralisasi atau desentralisasi harus sesuai dengan strategi perusahaan.

§ Pada masa krisis atau saat diujung tanduk, wewenang dapt dipegang dengan sentralisasi pada jabatan atas.

Departementalisasi : landasan untuk mengelompokan jabatan-jabatan tertentu kedalam departemen- departemen,dan departemen-departemen kedalam organisasi secara keseluruhan.

ü Pendekatan Fungsional Vertikal

Struktur fungsional adalah pengelompokan jabatan-jabatan ke dalam departemen berdasarkan keterampilan,keahlian,aktivitas kerja,dan penggunaan sumber daya yang sama.

ü Pendekatan divisional:

Struktur divisional : sebuah struktur organisasi dimana departemen-departemen dikelo mpokan berdasarkan keluaran yang sama dalam organisasi.

Perbedaan struktur fungsional dengan struktur divisional :

~ Dalam struktur divisional,divisi-divisi diciptakan sebagai unit-unit mandiri dengan departemen-departemen terpisah untuk tiap divisinya.

~ Pada struktur fungsional,semua pegawai litbang dikelompokan bersama dan mengerjakan semua produk,sedangkan di struktur divisional tiap-tiap divisi memiliki deprtemen litbangnya sendiri.

~ Perbedaan utaqmanya terjadi pada bagian bawah hirarki.dalam struktur divisional,perbedaan pendapat yang terjadi antara depatemen litabang,pemasaran,manufaktur,dan keuangan akan diselesaikan pada tingkatan divisi dan bukan oleh presiden perusahaan.

Divisi geografis : sebuah alternatif memberi tanggung jawab divisional dengan mengelompoikan aktivitas perusahaan berdasarkan wilayah geografis atau kelompok pelanggan.

ü Pendekatan Matriks

Pendekatan matriks : struktur organisasi yang menggunakan rantai perintah dengan menggabungkan aspek-aspek yang ada pada struktur fungsional dan struktur divisional secara serentak dalam bagian yang sama pada organisasi.

o Pegawai dengan dua bos : pegawai yang dibawahi  dua supervisor sekaligus,harus menyelesaikan tuntutan-tuntutan yang bertentangan dari bos-bos matriksx.

o Bos matriks : bos produk atau bos fungsional yang bertanggung jawab atas salah satu sisi matriks.

o Pemimpin puncak : mengawasi rantai perintah produk dan rantai perintah fungsional.

ü Pendekatan Tim :

· Tim lintas fungsi : yang terdiri dari pegawai-pegawai dari beragam departemen fungsional yang harus bertemu sebagai tim  dan menyelesaikan permasalahan bersama.

· Tim permanen : kelompok pegawai yang diatur dengan cara yang serupa dengan departemen formal.

· Struktur berbasis tim : struktur organisasi yang disusun oleh tim horizontal yang mengkoordinasikan pekerjaan mereka dan bekerja secara langsung dengan pelanggan untuk mencapai tujuan organisasi.

ü Pendekatan Jaringan Virtual :

Struktur jaringan virtual : perusahaan melakukan subkontrak untuk  sebagian besar fungsi-fungsi besarnya pada perusahaan – pperusahaan yang berbeda dan mengorganisasikan aktivitas-aktivitas dari organisasi pusat yang kecil.

Kelebihan dan kekurangan tiap struktur :

Pendekatan Struktur

Kelebihan

kekurangan

Pendekatan fungsional

~ Penggunaan sumber daya yg efisien

~ Spesialisasi dan pengembangan keterampilan yang mendalam

~ Pengarahan dan pengendalian manajer puncak

~ Kurangnya komunikasi antara departemen departemen fungsional

~ Resspon yang lambat terhadap perubahan internal,lambatnya inovasi

~ Keputusan dipusatkan di puncak hirarki,sehingga menciptakan keterlambatan

Pendekatan divisional

~ respon cepat,fleksibilitas di lingkungan yang tidak stabil

~ memperhatikan kebutuhan pelanggan

~ koordinasi yang sangat baik diantara departemen-departemen fungsional

~ Duplikasi sumber daya dalam setiap divisi

~ Kurangnya pendalaman dan spesialisasi teknis

~ Kurangnya koordinasi antar divisi-divisi

Pendekatan Matriks

~ penggunaan sumber daya yang lebih efisien dari pada satu hirarki

~ fleksibilitas,adaptabilitas terhadap linkungan yang terus berubah

~ kerjasama antar fungsi,keahlian tersedia di semua divisi

~ Rasa frustasi dan bingung karena adanya rantai perintah rangkap dua

~ Konflik besar antara 2 sisi matriks

~ Terlalu banyak rapat,lebih banyak diskusi daripada aksi

Pendekatan Tim

~ Lebih sedikit batasan antara departemen-departemen,lebih banyak kompromi

~ Lebih cepat memberikan respon dan keputusan

~ Moril dan antusiasme pegawai yang lebih baik

~ Kesetiaan dan konflik yang berlipat ganda

~ Banyak waktu dan sumber daya yang dihabiskan untuk melakukan rapat-rapat

~ Desentralisasi yang tidak terencana

Pendektan jaringan virtual

~ Bisa mendapatkan keahlian dari seluruh dunia

~ Sangat fleksibel dan rensponsif

~ Biaya tambahan dikurangi

~ Kurangnya pengendalian,tidak kokohnya batasan-batasan

~ Tunturtan yang lebih besar bagi manajer

~ Kesetiaan pegawai makin lemah

v GUGUS TUGAS DAN MANAJEMEN PROYEK

o Gugus tugas : tim atau komite sementara yang dibuat untuk menyelesaikan permasalahan  jangka pendek yang terdiri atas beberapa departemen

o Manajer proyek : orang yang bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas beberapa departemen untuk menyelesaikan proyek tertentu.

o Rekayasa ulang : perancangan ulang bisnis yang dilakukan secara radikal untuk mendapatkan peningkatan harga, kualitas,layanan,dan kecepatan.

RANGKUMAN MATERI PERUMUSAN DAN PELAKSANAAN STRATEGIS

Tuesday, November 22nd, 2011

v MANAJEMEN STRATEGIS

Manajemen strategis :serangkaian keputusan dan tindakan yang digunakan untuk merumuskan dan melaksanakan strategi yang memungkinkan kesesuaian sangat kompetitif antara perusahaan dan lingkungan sehingga dapat mencapai tujuan perusahaan.

· Strategi : rencana tindakan yang menerangkan rencana alokasi sumberdaya serta berbagai aktivitas untuk menghadapi lingkungan ,memperoleh keunggulan bersaing, dan mencapai tujuan perusahaan.

· Keunggulan bersaing : hal yang membedakan suatu perusahaan dengan perusahaan lain dan memberi ciri khas bagi perusahaan untuk memenuhi kebutuhan dasar konsumen.

· Kompetensi dasar : sesuatu yang dilakukan perusahaan dengan sangat baik dibandingkan pesaingnya.

· Sinergi :kondisi yang timbul ketika bagian – bagian perusahaan berinteraksi untuk menghasilkan dampak bersama yang lebih besar daripada jumlah semua bagian yang bertindak sendiri – sendiri.

Tujuan strategi :

o Memanfaatkan kompetensi dasar

o Membangun sinergi

o Memberikan nilai

v TINGKATAN STRATEGI

ü Strategi tingkat perusahaan :tingkat strategi yang berhubungan dengan pertanyaan bagaimana cara kita bersaing?berkaitan dengan unit bisnis atau lini produk perusahaan.

ü Strategi tingkat fungsi : berhubungan dengtan departemen – departemen fungsional utama di unit usaha.

v PROSES MANAJEMEN STRATEGIS

· Perumusan strategis : tahap manajemen strategis yang melibatkan perencanaan dan pengambilan keputusan untuk mencapai tujuan perusahaan , sertamembuat rencana strategis spesifik.

· Penerapan strategi : tahap manajemen strategis yang melibatkan penggunaan sarana manajerial dan dan organisasional untuk mengarahkan berbagai sumber daya agar dapat mencapai tujuan strategis.

· Analisis SWOT : analisis terhadap kekuatan,kelemahan,peluang, dan ancaman yang menentukan kinerja perusahaan.

o Kekuatan : karakteristik internal yang dapat dimanfaatkan perusahaan untuk mencapai tujuan kinerja strategisnya.

o Kelemahan : karakteristik internal yang dapat menghambat atau membatasi kinerja suatu perusahaan.

o Ancaman : karakteristi lingkungan eksternal yang menghambat perusahaan mencapai tujuan strategisnya.

v MERUMUSKAN STRATEGIS TINGKAT PERUSAHAAN

§ Unit usaha strategis ( SBU ) : perusahaan yang memiliki misi usaha unik, lini produk, pesaing, dan pasar yang berhubungan dengan SBU lain di suatu perusahaan.

§ Strategi portofolio : gabungan unit usaha dan lini produk perusahaan yang berpadu secara logis untuk memberikan sinergi dan keunggulan bersaing bagi perusahaan.

§ Matriks BCG : konsep yang digagas oleh Boston Consulting Group untuk mengevaluasi dimensi tingkat pertumbuhan usaha dan pangsa pasar dari unit – unit usaha strategis

§ Strategi diversifikasi : strategi beralih ke lini usaha baru. Ada 3 macam :

o Diversifikasi terkait : beralih elini bisnis baru yang masih terkait dengan kegiatan usaha perusahaan.

o Diversifikasi terpisah : membuka lini usaha yang benar – benar baru.

o Integrasi vertikal : membuka lini usaha  baru yang memproduksi pasokan yang diperlukan untuk produk atau mendistribusikan dan menjual produk tersebut.

v MERUMUSKAN STRATEGI TINGKAT USAHA

ü Potensi pesaing baru

ü Daya tawar pembeli

ü Daya tawar pemasok

ü Ancaman produk pengganti

ü Persaingan antikompetitor

v STRATEGI KOMPETITIF :

· Diferensiasi : jenis strategis kompetitif yang digunakan oleh perusahaanuntuk membedakan produk atau jasanya dari produk atau jasa pesaingnya.

· Kepemimpinan biaya : jenis strategis kompetitif yang digunakan oleh perusahaan untuk mendapatkan fasilitas fasilirtas produksi baru secara agresif,memotong biaya,dan mengendalikan biaya dengan ketat agar lebih efisien dar pesaingnya.

· Fokus :jenis strategi kompetitif yan berkonsentrasi kepada pasar wilayah atau kelompok pembeli tertentu.

v STRATEGI GLOBAL

· Globalisasi : stndardisasi desai dan strategis pengiklanan produk di seluruh dunia.

· Strategi multidomestik : penyesuaian desain produk dan strategis periklanan untuk memenuhi kebutuhan tertentu masing – masing negara.

· Strategi transnasional : menggabungkan koordinasi global untuk mencapai efisiensi dengan fleksibilitas untuk memenuhi kebutuhan tertentu banyak negara.

·

Penerapan strategis :

Ø Kepemimpinan : kemampuan untuk mempengaruhi orang lain agar menunjukan perilaku baru yang diperlukan dalam menerapkan strategi.

Ø Rancangan struktural : tanggung jawab para manajer, tingkat kewenangan mereka,serta konsolidasi dari berbagai fasilitas, departemen,dan divisi.

Ø Sistem informasi dan kendali : mencangkup sistem imbalan, gaji, anggaran untuk alokasi sumber daya, sistem teknologi informasi,serta peraturan, kebijakan,dan prosedur perusahaan.

Ø Sumber daya manusia : untu menyeleksi, merekrut, melatih, memindahkan ,mempromosikan,dan mencatat pegawai dalam upaya mencapai tujuan strategis.

RANGKUMAN MATERI MANAJEMEN INOVASI DI MASA SULIT

Tuesday, November 15th, 2011

Manajemen :pencapaian  berbagai tujuan organisasional secara efektif dan efisien melalui perencanaan , pengelolaan , kepemimpinan , dan pengendalian sumber daya organisasional.

4 fungsi manajemen :

· Perencanaan ( planning ) : mengidentifikasikan berbagai tujuan untuk kinerja organisasi di masa mendatang serta memutuskan tugas dan penggunaan sumber daya yang diperlukan untuk mencapainya.

· Pengelolaan : fungsimanajemen mencangkup penentuan tugas, pengelompokan tugas, dan pengalokasian sumber daya diseluruh perusahaan.

· Kepemimpinan ( leading ) menggunakan pengaruh untuk memotivasi karyawan guna mencapai tujuan – tujuan operasional.

· Pengendalian ( controlling ) : memonitor aktivitas karyawan, menentukan apa organisasi sejalan dengan tujuannya, dan membuat koreksi jika diperlukan.

v KINERJA ORGANISASIONAL

o Kinerja : kemampuan organisasi untuk mencapai tujuannya dengan menggunakan sumber daya secara efisien dan efektif.

o Organisasi : suatu entitas sosial yang diarahkan oleh tujuan dan dibangun secara sengaja.

· Efektifitas ( effectiveness ) organisasi :sejauh mna organisasi dapat mencapai tujuan yang ditetapkan. Atau berhasil mencapai apapun yang coba dikerjakannya.

· Efisiensi ( efficiency ) organisasi: jumlah sumber daya yang digunakan untuk mencapai tujuan organisasional.

v KETERAMPILAN MANAJEMEN

ü Keterampilan konseptual ( conceptual skill ) : kemampuan kognitif untuk melihat organisasi sebagai suatu sistem utuh dan hubungan antar bagiannya.

ü Keterampilan interpersonal ( human skill ) : kemampuan manajer untuk bekerja dengan dan melalui orang.

ü Kemampuan teknik ( technical skill ) : pemahaman dan penguasaan dalam melaksanakan tugas tertentu.

v JENIS – JENIS MANAJEMEN :

Perbedaan vertikal :

o Manajer puncak : manajer yang berada di tingkat teratas hirarki organisasi dan bertanggung jawab terhadapkeseluruhan organisasi.

o Manajer tingkat menengah : manajer yang bekerja ditingkat menengah organisasi dan bertanggung jawab untuk unit – unit bisnis dan departemen – departemen utama.

o Manajer proyek : manajer yang bertanggung jawab untuk proyek kerja temporer yang melibatkan partisipasi orang dari beragam fungsi dan tingkatan organisasi.

o Manajer lini pertama : manajer yang bertanggung jawab secara langsung terhadap produksi barang dan jasa.

Perbedaan horizontal :

o Manajer fungsional : manajer yang bertanggung jawab bagi departemen  - departemen yang mengerjakan tugas funsional tunggal dan memiliki karyawan dengan pelatihan dan keterampilan serupa.

o Manajer umum : manajer yang bertanggung jawab bagi sejumlah departemen yang mengerjakan beragam fungsi.

v PERAN MANAJER

Peran ( role ) : sejumlah ekspetasi terhadap perilaku manajer.

· Peran informasi : berbagai aktivitas yang dilakukan untuk merawat dan membangun jaringan informasi

· Peran interpersonal : berkenaan dengan hubungan dengan orang lain dan berkaitan dengan keterampilan interpersonal yang telah dibahas.

· Peran keputusan : berkenaan dengan berbagai peristiwa yang didalamnya manajer sudah harus menentukan sikap dan mengambil tindakan.

RANGKUMAN MATERI MENGELOLA ETIKA DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL

Tuesday, November 15th, 2011

Ø PENGENALAN TUJUAN DAN RENCANAAN

· Tujuan ( goal ) : kondisi di masa depan yang diinginkan dan coba diwujudkan oleh perusahaan.

· Rencana ( plan ) : cetak biru yang digunkan untuk mencapai tujuan,dan menentukan alokasi sumber daya,waktu,tugas serta,tindakan lain yang diperlukan.

· Perencanaan ( planning ) : tindakan yang dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan.

Ø MANFAAT TUJUAN DAN PERENCANAAN

ü Legitimasi : misi perusahaan menggambarkan maksud dan tujuan keberadaanya.

ü Sumber motivasi dan komitmen : tujuan dan rencana meningkatkan motivasi dan komitmen pegawai dengan meminimalisasi ketidakpastian dan memperjelas hal – hal yang mesti mereka capai.

ü Alokasi sumber daya : tujuan membantu para manajer memutuskan untuk bidang apa yang mereka harus mengalokasikan sumber daya,termasuk pegawai, modal dan peralatan.

ü Panduan tindakan : tujuan dan rencana memberi arahan dengan memfokuskan perhatian kepada target – target tertentu dan mengarahkan upaya pegawai untuk mencapai sasaran penting.

ü Dasar pengambilan keputusan : dengan menetapkan tujuan dan melakukan perencanaan,para manajer memperjelas apa yang hendak dicapai oleh perusahaan.

ü Standar kinerja : karena menentukan hasil yang hendak dicapai perusahaan, tujnuan juga berfunsi sebagai kriteria kinerja dan standar penilaiaan.

Ø MISI PERUSAHAAN

Misi ( mission ) : dasar keberadaan perusahaan, berada di puncak hirarki tujuan.

Pernyataan misi ( mission statement ) : gambaran umum tujuan yang membedakan suatu perusahaan dari perusahaan lain yang sejenis.

Ø TUJUAN DAN RENCANA :

· Tujuan strategis : pernyataan umum mengenai masa depan yang ingin dicapai perusahaan.

· Rencana strategis : langkah – langkah dan tindakan yang akan diambil perusahaan untuk mencapai tujuan strategis.

· Tujuan taktis : hasil – hasil yang henmdak dicapai oleh divisi – divisi dan departemen – departemen utama di perusahaan.

· Rencana taktis : untuk membantu melaksanakan rencana strategis utama dan mencapai bagian tertentu dari strategi perusahaan.

· Tujuan operasional : hasil yang diharapkan dari departemen,kelompok kerja,dan individu pegawai.

· Rencana operasional :disusun ditingkatan perusahaan yang lebih rendah untuk menentukan langkah – langkah dan tindakan – tindakan untuk mencapai tujuan operasional dan untuk mendukung rencana taktis.

Peta strategis : gambaran visual dari faktor – faktor penting pendorong kesuksesan perusahaan yang menunjukan hubungan antara tujuan dan rencana spesifik di setiap bidang.

Kriteria  tujuan efektif  :

o Spesifik dan terukur

o Memiliki jangka waktu yang pasti

o Mencangkup hasil – hasil penting

o Menantang tetapi realistis

Ø MANAJEMEN BERSASARAN :

Manajemen bersasaran : sistem yang digunakan oleh manajer dan pegawai untuk menentukan tujuan bagi setiap departemen proyek maupun personel,serta menggunakan mereka untuk memonitor kinerja selanjutnya.

4 kegiatan untuk menyukseskan manajemen bersasaran :

· Membuat tujuan

· Membuat rencana tindakan

· Mengevaluasi kemajuan

· Menilai kinerja secara keseluruhan

Ø RENCANA SEKALI PAKAI DAN RENCANA TETAP

o Rencana sekali pakai : rencana yang dibuat untuk mencapai sejumlah tujuan yang kemungkinan tidak terulang di masa depan.

o Rencana tetap : rencana berkelanjutan yang memberi panduan melakukan dan mengatasi tugas atau situasi yang terjadi secara berulang di perusahaan.

Ø MEMBUAT RENCANA DALAM LINGKUNGAN YANG BERGEJOLAK

· Rencana kontingensi : menentukan respon perusahaan ketika mengalamim kiondisi darurat,kemerosotan,maupun situasi tak terduga.

· Pembuatan skenario : langkah – langkah untuk mengati tren dan ketakmalaran yang sedan terjadi,serta memvisualisasikan kemungkinan – kemungkinan yang lebih baik di masa depan.

· Perencanaan krisis : memungkinkan menghadapi kejadian – kejadian merugikan tak terduga yang dapat berpotensi merugikan perusahaan jika para manajer tidak siap untuk merespons dengan cepat dan tepat.

Pencegahan :

a. Membangun hubungan

b. Mendeteksi sinyal dari lingkungan

Persiapan :

a. Membentuk tim manajemen krisis dan juru bicara perusahaan.

b. Membuat rencana manajemen krisis terperinci.

c. Membuat sistem komunikasi yang efektif.

Ø MEMBUAT PERENCANAAN UNTUK MENCAPAI KINERJA TINGGI

a) Departemen perencanaan pusat : sekelompok ahli perencanaan yang melapor secara langsung kepada CEO atau presiden.

b) Perencanaan terdesentralisasi : para ahli perencanaan yang bekerja bersama para manajer divisi atau departemen utama untuk membuat tujuan dan rencana mereka sendiri.

RANGKUMAN MATERI MANAJEMEN KEUANGAN

Friday, October 14th, 2011

v Keuangan adalah fungsi dari sebuah bisnis yang menangani perolehan dana bagi perusahaan dan pengelolaan dana tersebut didalam perusahaan.

· Manajemen keuangan adalah pekerjaan mengelola sumber daya perusahaan agar dapat mencapai tujuan dan sasarannya.

· Manajer keuangan adalah manajer yang memberikan rekomendasi bagi manajemen tingkat atas mengenai strategi – strategi untuk memperbaiki kekuatan keuangan sebuah perusahaan. Yang dilakukan manajemen keuangan :

ü Melakukan auditing

ü Mengelola pajak

ü Menyusun anggaran

ü Mengumpulkan dana

ü Mengendalikan dana

ü Memperoleh dana melakukan perencanaan

v PROYEKSI KEBUTUHAN KEUANGAN

§ Proyeksi jangka pendek : proyeksi yang memprediksi pendapatan, biaya, dan beban untuk periode satu tahun atau kurang.

§ Proyeksi arus kas : proyeksi yang memprediksi arus kas masuk dan keluar pada periode mendatang biasanya bulanan atau kuartalan.

§ Proyeksi jangka panjang : proyeksi yang mempridiksi pendapatan,biaya,dan beban untuk periode yang lebih lama dan 1 tahun,dan terkadang selama 5 atau 10 tahun mendatang.

v ANGGARAN

§ Anggaran adalah rencana keuangan yang menjelaskan harapan – harapan manajemen atas pendapatan dan dengan dasar harapan – harapan tersebut, mengalokasikan penggunaansumber daya tertentu di seluruh perusahaan.

§ Ada beberapa tipe anggaran dalam rencana keuangan perusahaan :

§ Anggaran modal : rencana pengeluaran perusahaan untuk pembelian aset – aset utama yang sering kali memerlukan jumlah uang yang sangat besar ,

§ Anggaran kas : memperkirakan proyeksi arus kas masuk dan keluar yang dapat digunakan perusahaan untuk mengetahui kekurangan atau kelebihan kas selama periode tertentu.

§ Anggaran operasional atau anggaran master :anggaran yang mengikat erat semua anggaran perusahaan lainnya;anggaran yang merupakan proyeksi alokasi uang untuk lbarbagai biaya dan beban yang dibutuhkan untuk menjalankan atau mengoperasionalkan bisnis.

v KEBUTUHAN OPERASIONAL

· Ada kebutuhan operasional tertentu yang harus tersedia,mencangkup :

· Mengelola kebutuhan sehari – hari bisnis

· Mengendalikan operasional kredit

· Memperoleh persediaan yang dibutuhkan

· Melakukan pengeluaran modal

v ALTERNATIF SUMBER DAYA

o Pendanaan utang : dana yang diperoleh melalui berbagai bentuk pinjaman yang harus dilunasi.

o Pendanaan ekuitas : dana yang diperoleh dari operasional di dalam perusahaan atau melalui penjualan kepemilikan di perusahaan.

o Pendanaan jangka pendek : modal pinjaman yang harus dilunasi dalam kurun waktu satu tahun.

o Pendanaan jangka panjang : modal pinjaman yang akan dilunasi selama periode tertentu lebih lama dari satu tahun.

v BENTUK PINJAMAN JANGKA PENDEK

· Pinjaman dengan agunan : suatu pinjaman yang didukung oleh sesuatu yang bernilai, seperti properti.

· Pinjaman tanpa agunan : suatu pinjaman yang tidak di dukung oleh aset tertentu apapun.

· Lini kredit : dana jangka pendek tanpa agunan dalam jumlah tertentu yang akan dipinjamkan suatu bank kepada suatu bisnis , dana yang disediakan telah siap tersedia.

· Perjanjian kredit berulang : lini kredit yang dijamin oleh bank.

· Perusahaan keuangan komersial : organisasi yang memberi pinjaman jangka pendek kepada para pemai ya ng menawarkan aset berwujud sebagai jaminan.

· Anak piutang : proses menjual piutang untuk memperoleh kas.

· Surat utang komersial : surat sanggup bayar tanpa agunan sebesar $100.000 atau lebih yang berakhir ( jatuh tempo ) dalam 270 hari atau kurang.

v PENDANAAN JANGKA PANJANG

Ø Pendanaan utang dengan meminjam uang dari lembaga pinjaman

o Perjanjian kredit berjangka : surat sanggup yang mensyaratkan peminjam dana untuk melunasi pinjaman dengan cicilan yang spesifik.

o Timbal balik risiko / pengembalian :prinsip bahwa semakin besar risiko yang ditanggung seorang pemberi pinjaman dalam memberikan kredit ,semakin tginggi suku bunga yang diinginkan

Ø Pendanaan utang dengan menerbitkan obligasi

o Indenture terms :istilah perjanjian dalam suatu penerbitan obligasi.

o Obligasi dengan agunan : penerbitan obligasi dengan beberapa bentuk jaminan.

o Obligasi tanpa agunan : obligasi yang hanya didukung oleh reputasi penerbit juga disebut obligasi debenture.

Ø Pendanaan ekuitas :

o Pendanaan ekuitas dengan menjual saham.

o Pendanaan ekuitas dari saldo laba.

o Pembiayaan ekuitas dari modal ventura.

v PENGUNGKIT DAN BIAYA MODAL

· Pengungkit :memperoleh dana yang diinginkan dengan cara meminjam untuk menaikkan tingkat pengembalian perusahaan.

· Biaya modal : tingkat pengembalian yang ahrus diperoleh perusahaan untuk memenuhi permintaan dari pemberi pinjaman dan harapan dari pemegang ekuitas.

RANGKUMAN MATERI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA

Tuesday, October 4th, 2011

v Manajemen sumber daya manusia adalah proses penentuan kebutuhan sumber daya manusia kemudian prekrutan , penyeleksian , pengembangan , pemotivasian , pengevaluasiam , pemberian kompensasi , dan penjadwalan karyawan untuk mencapai tujuan organisasional,

5 langkah dalam proses perencanaan sumber daya manusia :

1. Mempersiapkan sumber daya manusia dari karyawan organisasi.

2. Mempersiapkan analisis pekerjaan.

· Analisis pekerjaan :studi tentang apa yang dilakukan karyawan yang memegang jabatan pekerjaan.

· Deskripsi pekerjaan : rangkuman akan tujuan pekerjaan,jenis pekerjaan yang dilakukan , tanggung jwab dan kewajiban , kondisi kerja , dan hubungan pekerjaan dan fungsi lain.

· Spesifikasi pekerjaan : rangkuman tertulis tentang kualifikasi minimum yang dibutuhkan dari para pekerja untuk melakukan pekerjaan tertentu

3. Menilai permintaan sumber daya manusia di masa depan.

4. menilai persediaan masa depan.

5. Membuat rencana strtegis

v MEREKRUT KARYAWAN DARI BERBAGAI POPULASI

Perekrutan : rangkaian aktivitas yang digunakan untuk mendapatkan jumlah orang yang tepat yang memadai pada saat yang tepat.

Alasan yang mempersulit perekrutan

o Beberapa organisasi memiliki kebijaksanaan yang menuntut promosi dari dalam ,beroperasi dibawah srikat kerja,atau memberikan upah yang rendah yang menjadikan perekrutan dan pemeliharaan karyawan sulit atau rentan dengan pengaruh dan pembatasan dari luar.

o Penekanan pada kultur korporat , kerjasama tim, dan manajemen yang partisipatif menjadikannyanya penting untuk mempekerjakan orang-orang yang tidak hanyaterampil,tetapi juga sesuai dengan kultur dan gaya kepemimpinan organisasi.terkadang orang –orang yang memiliki keterampilan yang dibutuhkan tidaklahtersedia ; dalam hal ini,para pekerja harus dipekerjakan dan kemudian dilatih secara internal.

v MENYELEKSI KARYAWAN YANG PRODUKTIF

Seleksi adalah proses mengumpulkan informasi dan memutuskan siapa yang harus dipekerjakan dibawah garis pedoman hukumuntuk kepentingan terbaik individu dan organisasi.

6 langkah seleksi :

1) Mendapatkan formulir lamaran yang lengkap

2) melakukan wawancara awal dan wawancara lanjutan

3) memberikan tes pekerjaan

4) melakukan investigasi latar belakang

5) mendapatkan hasil dari tes fisik

6) menentukan periode percobaan.

Pekerja kontingen :Pekerja yang memiliki harapan akan pekerjaan purnawaktu yang tetap.

v PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN

Pelatihan dan pengembangan adalah semua upaya untuk memperbaiki produktivitas dengan meningkatkan kemampuan bekerja karyawan.program pelatihan dan pengembangan meliputi 3 langkah :

1) Menilai kebutuhan organisasi dan keterampilan karyawan untuk menentukan kebutuhan pelatihan.

2) Merancang aktivitas pelatihan untuk memenuhi kebuthan yang diidentifikasikan.

3) Mengevaluasi efektivitas pelatihan.

Aktivitas pelatihan dan pengembangan yang umum :

· Orientasi karyawan : aktivitas yang menginisiasikan karyawan pada organisasi.

· Pelatihan kepada pekerja :jenis pelatihan yang paling fundamental.karyawan yang dilatih dalam pekerjaan dengan segera memulai tugasnya dan belajar dengan melakukan atau mengamati orang lain untuk sementara waktu dan kemudian meniru mereka di tempat kerja.

· Program magang : program pelatihan yang melibatkan suatu periode dimana pelajar bekerja berdampingan dengan seorang karyawan yang berpengalaman untuk menguasai keterampilan tersebut dan prosedur keahlian.

· Pelatihan di luar pekerjaan : pelatihan yang dilakukan jauh dari tempat kerja dan terdiri atas program internal atau eksternal untuk mengembangkan berbagai keterampilan atai untuk melakukan perkembangan pribadi.

· Pelatihan online : program pelatihan dimana karyawan menghadiri kelas via internet.

· Pelatihan vestibula : peltihan yang dilakukan dikampus dimana karyawan diajari tentang peralatan yang sama dengan yang digunakan dalam pekerjaan tersebut.

· Simulasi pekerjaan : penggunaan peralatan yang meniru kondisi pekerjaan dan tugas sehingga pengikut latihan dapat mempelajari keterampilan tersebut sebelum mencobanya dalam pekerjaan.

v PENGEMBANGAN MANAJEMEN

Pengembangan manajemen : proses melatih dan mendidik karyawan untuk menjadi manajer yang baik, dan terus memonitor kemajuan dan keterampilan manajerial mereka.Beberapa hal dalam proses pelatihan :

· Pelatihan pada pekerjaan

· Posisi cadangan

· Rotasi pekerjaan

· Pelatihan dan kursus di luar pekerjaan

v JARINGAN

o Jaringan :proses membangun dan memelihara kontk dengan manajer utama dalam organisasi sendiri dan organisasi lain dan menggunakan kontak itu untuk menjalin hubungan yang kuat yang berfungsi sebagai sistem perkembangan informal.

o Mentor : karyawan yang berpengalaman yang mengawasi , melatih , dan membimbing karyawan tingkat rendah dengan memperkenalkan merekapada orang yang tepat pada umumnya dan sponsor oragnisasional mereka.

v PENILAIAN KINERJA

Penilaian kinerja adalah evaluasi yang mengukur tingkat kinerja karyawan terhadap terhadap standar yang sudah ada untuk mengambil keputusan tentang promosi , kompensasi , pelatihan tambahan atau pemecatan.

6 langkah penilaian kinerja :

1) Menentukan standar kinerja

2) Mengomunikasikan standar tersebut

3) Mengevaluasi kinerja

4) Mendiskusikan hasil dengan karyawan

5) Mengambil tindakan korektif

6) Menggunakan hasilnya untuk mengambil keputusan

Tujuan dari program kompensasi :

o Menarik jenis orang yang dibutuhkan oleh oragnisasi dalam jumlah yang memadai.

o Memberi karyawan dorongan untuk bekerja secara efisien dan produktif

o Mencegah karyawan yang berharga meninggalkan perusahaan dan masuk ke perusahaan pesaing

o Memperluas posisi yang kompetitif di pasar dengan cara menekan biaya melalui produktivitas yang tinggi dari angkatan kerja yang puas

o Memberi karyawan keamanan financial melalui asuransi dan tunjangan pensiun

v SISTEM BAYARAN

· Gaji ;kompensasi tetap yang dihitung berdasarkan periode bayaran setiap minggu , 2 minggu ,atau setiap bulan.

· Upah setiap jam atau upah harian ;upah yg didasarkan pada jumlah jam atau hari kerja digunakan utnuk sebagian besar pekerja administrasi dan pekerja industri

· Sistem pekerjaan yang dibayar menurut hasil yang dikerjakan :upah yang didasarkan pada jumlah barang yang di produksi dari pada jam atau hari

· Rencana komisi ;bayaran yang didasarkan pada persentase penjualan

· Rencana bonus ; bayaran extra untuk mencapai lebih atau melebihi tujuan – tujuan tertentu

· Rencana pembagian laba ;bonus tahunan yang diberikan kepada karyawan berdasarkan pada laba perusahaan

· Rencana pembagian keuntungan : bonus tahunan yang diberikan kepada karyawan berdasarkan pada pencapaian tujuan tertentu sebagai ukuran kualitas, ukuran kepuasan pelanggan ,dan target produksi

· Opsi saham ; hak untuk membeli saham dalam perusahaan pada harga tertentu selama periode waktu tertentu

v TUNJANGAN TAMBAHAN

ü Tunjangan tambahan : tunjangan seprti tunjangan upah cuti sakit , upah liburan , rencana pensiun , dan rencana kesehatan yang mewakili kompensasi tambahan untuk karyawan diluar upah dasar.

ü Tunjangan tambahan gaya kefetaria : rencana tunjangan tambahan yang memungkinkan keryawan untuk memilih tunjangan yang mereka inginkan sampai dengan jumlah uang tertentu

v RENCANA WAKTU KERJA YANG FLEXIBEL

· Rencana waktu kerja yang flexibel :jadwal kerja yang memberi karyawan kebebasan untuk memilih kapan mereka harus bekerja , selama mereka bekerja sesuai dengan jumlah yang diharuskan

· Waktu inti :dalam rencana waktu kerja yang flexibel periode ketika waktu karyawan diharapkan untuk berada di tempat kerja mereka.

· Pekan kerja yang di padatkan : jadwal kerja yang memungkinkan seseorang karyawan untuk bekerja dalam waktu yang lebih lama , tetapi dalam jumlah hari yang lebih sedikit per minggu

v RENCANA PEMBAGIAN KERJA

Pembagian pekerjaan adalah rencana dengan dua karyawan paruh waktu berbagi satu pekerjaan purnawaktu.

Keuntungan pembgian pekerjaan :

§ Peluang kerja bagi mereka yang tidak dapat atau tidak menyukai bekerja purnawaktu

§ Tingkat antusiasme dan produktivitas yang tinggi

§ Ketidakhadiran dan kelambanan yang berkurang

§ Kemampuan untuk mengatur orang – orang dalam periode permintaan tertinggi

§ Pemeliharaan karyawan yang berpengalaman yang mungkin meninggalkan perusahaan bila tidak ada rencana ini

Kerugiannya ;

§ Keharusan untuk memperkerjakan , melatih , memotivasi , dan mengawasi dua kali lebih banyak orang dan untuk membagi rata tunjangan tambahan

v HUKUM YANG MEMPENGARUHI SUMBER SUMBER DAYA MANUSIA

o Tindakan afirmatif ; aktivitas pekerjaan yang dirancang untuk membenarkan kesalahan masa lalu dengan meningkatkan peluang bagi kaum minoritas dan kaum wanita

o Diskriminasi terbalik : diskriminasi terhadap orang – orang kulit putih atau laki –laki dalam perekrutan atau promosi

RANGKUMAN MATERI MEMPRODUKSI BARANG DAN JASA KELAS DUNIA

Tuesday, October 4th, 2011

v Produksi :pembuatan barang dan jasa yang sudah jadi dengan menggunakan faktor – faktor produksi tanah , tenaga kerja , modal , kewirausahaan , dan pengetahuan.

v Manajemen produksi : semua aktivitas yang dilakukan para manajer untuk mebantu perusahaan mereka membuat barang.

v Manajemen operasi : area khusus di dalam manajemen yang mengubah atau mentrasformasi sumber ( termasuk sumber yang menjadi barang dan jasa ).

Ø PROSES PRODUKSI

· Manufaktur proses : bagian proses produksi yang secara fisik atau kimiawi mengubah bahan.

· Proses perakitan :bagian proses produksi yang menyatukan komponen-komponen.

· Proses yang berkelanjutan :proses produksi dimana proses produksi yang lama berjalan dan menghasilkan barang jadi berkali –kali.

Ø MANUFAKTUR DAN DESAIN YANG DIBANTU DENGAN KOMPUTER

o Manufaktur yang flexibel : merancang mesin untuk mengerjakan banyak tugas sehingga mesin tersebut dapat mnghasilkan beragam produk.

o Manufaktur yang ramping : produksi barang dengan menggunakan segala sumber yang lebih sedikit ketimbang produksi massa.

o Penyesuaian massa : menyesuaikan produk untuk untuk memenuhi kebutuuhan pelanggan individual.

Ø PERENCANAAN MANAJEMEN OPERASI

ü Lokasi fasilitas :proses pemilihan lokasi geografis untuk operasi perusahaan.Terdiri dari ,

· Lokasi fasilitas untuk para manufaktur

· Lokasi fasilitas di masa depan

ü Tata ruang fasilitas: susunan fisik sumber dalam proses produksi.

ü Perencanaan persyratan bahan:sistem manajemen operasi berbasis komputer yang menggunakan ramalan penjualan untuk memastikan bahwa bagian- bagian dan bahan yang dibutuhkan tersedia pada waktu dan tempat yang tepat di satu perusahaan tertentu.

Perencanaan sumber perusahaan :aplikasi komputer yang memungkinkan banyak perusahaan untuk mengatur semua operasi mereka pada basis kumpulan data korporat yang terintegrasi.

ü Pembelian : funsi dalam perusahaan yang mencari sumber bahan berkualitas , menemukan pemasok terbaik , dan menegosiasikan harga terbaik untuk barang dan jasa yang berkualitas.

ü Kontrol inventaris yang tepat pada waktunya :proses produksi dimana inventaris minimum disimpan didalam gudang serta bagian ,persediaan , dan kebutuhan lain dikirimkan tepat pada waktunya ke lini perakitan.

ü Kontrol kualitas : secara konsisten memproduksi apa yang dinginkanpelanggan sementara mengulangi kesalahan sebelumdan setelah pengiriman ke pelanggan.

o Kualitas sigma enam : ukuran kualitas yang memprkenankan hanya 3,4 kerusakan per juta kesempatan.

o Kontrol kualitas statis : proses yang digunakan beberapa manajer untuk secara kontinyu memotor semua fase produksi guna memastikan bahwa kualitas ditambahkan dalam produkm tersebut dr awal.

o Kontrol proses statis : proses pengambilan sampel statis dari kmponen – komponen produk pada setiap tingkat proses produksi dan menggambarkan hasil – hasilx diatas grafik perbedaan apapun dari standar kualitas diketahui dan dapat dibetulkan apabila berada di luar standar yang telah ditentukan.

Ø STNDAR ISO 9000 DAN ISO 14000

· ISO 9000 : Nama umum yang diberikan untuk manajemen yang berkualitas dan standar terjamin.

· ISO 14000 : kumpulan praktik terbaik untuk mengelolah pengaruh organisasi terhadap lingkungan.

Ø PERT DAN BAGAN GANTT

· PERT bertugas :

1) Menganalisis tugas yang terlibat dalam menyelesaikan proyek tertentu

2) Memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas

3) Mengidentifikasikan waktu minimum yang dibutuhkan untuk menyelesaikan seluruh proyek.

· Jalan penting : Urutan tugas yang membutuhkan waktu penyelesaian terlama.

· Bagan Gantt : bagan batang yang menunjukan kepada manajer produksi proyek yang sedang dikerjakan dan tingkatnya dalam waktu tertentu.

RANGKUMAN MATERI BAB II : MEMILIH KEPEMIMPINAN BISNIS

Tuesday, October 4th, 2011

v BE NTUK – BENTUK KEPEMILIKAN BISNIS

* PERUSAHAAN KEPEMILIKAN TUNGGAL :Sebuah bisnis yg dimiliki dan biasanya dikelola satu orang

Keuntungan :

a) Kemudahan untuk memulai dan mengakhiri bisnis tersebut.

b) Menjadi atasan anda sendiri.

c) Kebanggaan atas kepemilikan.

d) Meninggalkan warisan.

e) Kepemilikan atas laba perusahaan.

f) Tidak ada pajak khusus.

Kerugian :

a) Kewajiban tidak terbatas – adanya risiko kerugian pribadi.

b) Sumber dan financial yang terbatas.

c) Kesulitan manajemen.

d) Komitmen waktu yang besar.

e) Tunjangan sampingan.

f) Perumbuhan yang terbatas.

g) Rentang hidup yang terbatas.

* PERUSAHAAN REKANAN

· Perusahaan rekanan umum : Semua pemilik berbagi dalam operasi bisnis dan dalam menanggung kewajiban untuk utang bisnis.

· Perusahaan rekanan terbatas : Perusahaan dengan satu atau lebih rekanan umum dan satu atau lebih rekanan terbatas.

· Perusahaan rekanan terbatas master : Mirip sebuah korporasi dan diperdagangkan dalam pasar saham seperti korporasi , tetapi dipajaki seperti perusahaan rekanan dan menghindari pajak korporasi.

*) Rekanan terbatas :Pemilik yg menginvestasikaan uang kedalam bisnis,ttp tidak mempunyai tanggung jawab manajemen.

*) Kewajiban terbatas :Rekanan terbatas tidak bertanggung jawab untuknutng bisnis yang melampaui jumlah investasi mereka.

Keuntungan :

a) Lebih banyak sumber financial.

b) Manajemen bersama dan keterampilan.

c) Kemampuan bertahan hidup lebih lama.

d) Tidak ada pajak khusus.

Kerugian :

a) Kewajiban tidak terbatas.

b) Pembagian laba.

c) Perselisihan antara rekanan.

d) Kesulitan untuk berhenti.

* KORPORASI

Korporasi konvesional ( convesional corporation ):Entitas legal berizin Negara bagian dengan otoritas untuk bertindak dan mempunyai kewajiban terpisah dari para pemiliknya.

Keuntungan :

a) Hidup terus menerus.

b) Kemudahan dalam perubahan kepemilikan.

c) Banyak uang untuk investasi.

d) Kemudahan untuk menarik karyawan berbakat.

e) Pemisahan kepemilikan dari manajemen.

f) Kewajiban yang terbatas.

Kerugian :

a) Perusahaan surat – menyurat yang ekstensif.

b) Pemajakan ganda.

c) Dua pengmbalian pajak.

d) Ukuran.

e) Kesulitan untuk mengakhiri.

f) Kemungkinan konflik untuk pemegang saham.

g) Biaya awal.

PERUSAHAA KEWAJIBAN TERBATAS

Perusahaan kewajiban terbatas (limited liability company – LLC) mirip dengan korporasi S,tetapi tanpa persyaratan kelayakan khusus.

Keuntungan :

a) Kewajiban terbatas.

b) Pilihan pada pemajakan.

c) Aturan kepemilikan yang flexible.

d) Distribusi laba dan kerugian yang flexible.

e) Flexibilitas operasi.

Kerugian :

a) Tidak ada saham.

b) Rentang hidup yang terbatas.

c) Insentif yang lebih sedikit.

d) Pekerjaan surat menyurat.

EKSPANSI KORPORAT : MERGER DAN AKUISISI

» Merger : hasil dari dua perusahaan yang yang membentuk satu perusahaan.

ü Merger vertical (vertical merger) : penggabungan dua perusahaan yang terlibat dalam tahapan berbeda dalam bisnis yang terkait.

ü Merger horizontal ( horizontal merger ):menggabungkan dua perusahaan dalam industry yang sama dan memungkinkan mereka untuk melakukan diversifikasi untuk mengmbangkan produk mereka.

» Akuisisi : satu perusahaan membeli property danobligasi dari perusahaan lain.

v BENTUK – BENTUK KEPEMILIKAN KHUSUS.

Ø WARALABA

· Perjanjian waralaba( franchise agreement )adalah perjanjian dimana seseorang dengan ide bagus untuk ikut bisnis ( pewaralaba(franchisor) )menjual hak untuk menggunakan nama bisnis tersebut dan untuk menjual hak untuk menggunakan nama bisnis tersebut dan untuk menjual produk atau jasa waralaba ( waralaba franchise )kepada orang lain dlm sebuah territorial tertentu.

· Pewaralaba : Sebuah perusahaan yang mengembangkan sebuah konsep produkdan menjual kpd orang lain hak untuk membuat dan menjual produk tersebut.

· Waralaba : Hak untuk menggunakan nama bisnis tersbut dari menjual produk atau jasanya dalam sebuah territorial tertentu.

· Terwaralaba :Orang yang membeli waralaba.

Keuntungan:

a) Bantuan manajemen dan pemasaran.

b) Kepemilikan pribadi.

c) Nama yang dikenal secara nasional.

d) Nasihat dan bimbingan financial.

e) Tingkat kegagalan yang lebih rendah.

Kerugian :

a) Biaya awal yang besar.

b) Laba yang dibagi.

c) Regulasi manajemen.

d) Pengaruh ekor jas.

e) Pelarangan untuk menjual.

f) Pewaralaba yang curang.

Ø KOPERASI

Beberapa orang tidak menyukai gagasan dari adanya pemilik ,manajer , pekerja,dan pembeli sebagai individu yang terpisah dengan tujuan terpisah.